Langsung ke konten utama

Selamat Ulang Tahun, Anakku!



Intan,

Saat aku ngetik ini, aku ada disebelahmu sambil memastikan kamu terlelap dan mimpi indah. 



Mama tau, hari ini adalah hari spesialmu. Hari dimana kamu lahir dua tahun yang lalu. Ya, mungkin belum sepenuhnya paham. Hanya saja kamu tampak bahagia banget dengan kue dan lilin yang dibelikan papa tadi. 

Intan, 
Rasanya baru kemarin kamu itu masih bayi. Tapi entahlah, dikepit ketiak mama tiap hari. Ikut ke sekolah dan rela kena hawa dingin tiap pagi, kepanasan setiap pulang sekolah, rewel minta nenen. Kok tau-tau kamu udah sebesar ini. 

Yang tadinya diem sekarang jadi usil dan suka manjat plus lompat-lompat. Yang bodynya kecil tapi jadi biang rusuh kalau lagi kumpul teman-temannya. Yang rajin nanya "iki opo ma??" Setiap kamu melihat hal yang baru.

Boleh kan mama ngerasa nggak rela kalau kamu tumbuh secepat ini? Rasanya mama nggak rela kalau pada akhirnya kamu akan mulai sibuk dengan duniamu. 

Iya, mama sama papa membebaskanmu untuk mengenal duniamu. Kami percaya bahwa kerasnya dunia ini kamu pasti bisa menghadapi. 

Meskipun kami harus mendidikmu dengan pola asuh yang terkadang dibilang nggak ngikutin teori parenting yang ada. 

Kami sadar betul bahwa kami bukan orang tua yang hebat. Maka dari itu kami tidak terlalu muluk-muluk menuntutmu menjadi ini itu, yang pada akhirnya memaksamu menjadi pribadi lain. 

Justru kami belajar banyak darimu. Banyak sekali kekurangan kami sehingga rasanya kami nggak ada apa-apanya tanpa kamu, nak. 

Jangan berkecil hati ya,nak disaat banyak orang mengatakan kamu nakal dan biang rusuh. Terimalah, karena kita harus belajar bahwa orang memang diberikan hak untuk menilai orang lain. Entah itu buruk atau baik. 

Hanya saja, kami ingin kamu menjadi anak yang selalu ingat sama Allah. Ilmu agama kami sangat cetek dan marilah kita belajar bersama. 

Tumbuhlah bersama semestamu, nak. Patuh sama orang tua karena kamu mengajarkan kami untuk patuh kepada nenek kakekmu. Jadilah anak yang ceria dan jangan pernah takut untuk bermimpi.



Selamat ulang tahun yang ke 2 Intania Kirana Widiawati. Segala doa terbaik kami harapkan untukmu. 


With love
~mama&papa~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Milna Sahabat Bergizi Intan

Bisa dibilang aku itu seneng buat ngepoin instagram para artis. Gak terkecuali instagram para artis yang sekarang udah jadi mamah muda gitu deh. Bukan maksud mau ngebandingin anak aku sama anak artis, nyama-nyamain atau bagaimana gitu. Pokoknya sih seneng aja dan ada rasa gimana gitu setelah kepo postingan artis terutama soal ngasuh anak.

Intan Pakai Minyak Rambut Urang Aring

Jadi gini, sedikit mau cerita pengalaman jaman kecil mamak yang dibilang gokil ye. Bapakku alias mbah koko nya Intan tuh sosok yang perfect bingit soal penampilan. Terlebih kalau dandanin aku sebelum berangkat sekolah. Kok bukan ibu? ibu mah bagian rambut. Kalau bapak kadang rambut dan bahkan seringnya bedakin. Jadi jangan ditanya gimana hasil dandanan bapak ya. tau kan bedak merk Spalding yang wanginya awet sampai sore, kemasannya putih dan tutupnya merah macam pentholan lolipop itu lah ya. harganya di eraku sekitar 8500 rupiah, seus. Sekarang? Entah aku kok jarang menemukan bedak legend yang menemani masa kecilku. 

Ketika "Bejo" Menghampiri Lik Padmo

Jadi, sesorean ini tadi kampungku ramai. Bukan perkara ada maling ketangkep atau ada artis masuk desa. Tapi, tetanggaku nih bejooooooooo banget. Namanya Lik Padmo, orang Gading kampung perikanan gitu deh. Desye dapet mobil Honda brio, cint!!! Gratis!!! Nah lho, mimpi apa coba!!