Kok Intan Sudah Ceriwis??? - Intania Kirana

Rabu, 28 Februari 2018

Kok Intan Sudah Ceriwis???


Kok Intan udah ceriwis ? ~ Lah... Ya gimana, memang kenyataannya begitu. Banyak sih yang bilang baru umur 2 tahun 5 bulan, tapi udah ceriwis banget. Soal babling sih memang dari usia dua bulanan udah ada ocehan khas bayi gitu sih. Selebihnya ya memang baik aku ataupun papanya sebisa mungkin ngajakin dia komunikasi. 


Dulu sih pernah papanya nglarang aku kasih denger lagu nursery gitu. Katanya bahasa Inggris bikin dia nggak paham dan nggak mau ngomong. Padahal nih, di usia 11 bulan dia suka babling "pa...pa...", "Mam...mam" udah gitu aja. Dan yang paling diingat adalah di hari ibu pas usianya setahun lebih tiga bulan baru dia ngucap "ma..ma". 

Aku sih nggak ada curiga atau apa kalau ada spech delay di Intan. Hanya saja ada kekawatiran dari si papa nya. dia mah gitu, dikit-dikit di khawatirin. hahaha. Memang ya soal ilmu parenting kita itu nggak mau terpaku sama teori. Dan cukuplah Intan itu memang guru terbaik dari kami. Perkara ngomong juga kami nggak melulu yang harus selalu lewat lagu atau apa. Tetapi memang sarana enak buat ngajak dia ngomong itu ya lewat lagu. 

Misalnya gini, etapi maaf ya kalau terkesan kok menggurui banget ☺

👶 Boleh lah ya mama atau papa memberi stimulasi anak lewat lagu. Perbanyak aja pilihan lagu yang memang lagu itu pas buat anak seumuran bayi. Dan itu kita lakukan entah nyari di youtube atau bahkan kami mengajak nyanyi bareng.

👶 Keterlibatan orang tua tentu penting banget ya. Lewat kegiatan menyanyi bareng itu bisa lah menjadi bonding antara anak dan ayah misalnya. Selain itu, sering bernyanyi bersama seara otomatis anak akan melihat mulut kita saat berbicara. itu aku buktiin di Intan sendiri.

👶 anak mendengar kemudian meniru. Apapun hasil suara yang dikeluarkan dari mulut mungilnya boleh lah diberi apresiasi. acungan jempol, tepuk tangan, peluk, bahkan cium. 

👶 Jangan cuma ngomong aja, kasih anak lihat bentuk realnya. misal kita bilang "ma... ma" tunjuklah mamanya, atau "ma...ta" tunjuklah mata.

👶 Jangan pura-pura celat. maksudnya ? jadi begini, kita akan mengikuti pengucapan anak. Misal anak bilang "cucu" dengan maksud "susu", sebisa mungkin kita tetap mengucapkan dengan pelafalan yang benar supaya anak tetap paham bahwa itu memang susu bukan cucu. tapi harus...sa...bar ya buibuuuu. Dan ini aku tekankan banget sama papanya karena suka ngikutin pelafalan Intan.

👶 Ajak anak untuk mendengarkan cerita atau dongeng. Pernah sih dibilang gaya, mau tidur bukannya kelonin malah diajak mendongeng atau cerita. Padahal memang salah satu menambah kosa kata anak ya lewat mendongeng. Disamping itu, aktifitas mendongeng banyak banget manfaatnya. So, jangan sepelein kegiatan ini. Sekedar cerita simple atau ulas kegiatan dia seharian tadi.  

👶 Mungkin terkesan drama. Jika anak mengucapkan kata yang kita tidak mengerti, coba kita apresiasi seolah kita paham tapi arahkan juga untuk menunjuk apa yang dia mau. hahah... tapi cara ini butuh kelincahan otak dan kesabaran dengan level dewa. tinggi!. hahaha

👶 Jika anak sama sekali belum mau berucap, jangan lelah ya buibu. Percayalah, mereka diam itu artinya mendengarkan, menyimak bahkan belajar. Disaat Intan belum menguasai kosa kata baru, dia akan diam, melihat gerakan mulut, didengarkan dan kemudian secara amazing dia akan mengucapkan sendiri. jangan dipaksa ya... 

Yang menguras tenaga dan emosi adalah ketika kita tidak paham apa yang mereka ucapkan lalu berujung tantrum. Sini buibu kita pelukan. hahaha... Memang ya seorang ibu harus punya stok sabar buanyak-buanyak!! 

Atau kalau dia lagi bersama teman seumuran atau diatasnya. Biarkan saja mereka berkomunikasi dengan bahasa mereka sendiri, cukup diawasi karena bahasa anak batita mah ya gitu. awam banget. haha...

Tetap semangat belajar lagi dan lagi ya buibu. Milestone Intan ni, dan yang kami tulis memang sesuai dengan apa yang kami lakukan. Ingat, kondisi anak dan keluarga itu berbeda jangan digeneralisasikan. Semoga bermanfaat ya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar