Minggu, 25 Maret 2018

Berani Coba Via Ferrata di Indonesia?

sumber:parangviaferrata.com
Mungkin sebagian dari kita masih asing dengan istilah via feratta. Kamu sendiri gimana? kalau aku sih iya, semacam baru denger gitu. FYI, Via feratta adalah bahasa Italia dari jalan besi. Biasanya Via feratta merupakan besi yang ditancapkan di tebing batu vertikal sehingga manusia bisa menaikinya dan mengurangi resiko terjatuh saat melakukan panjat tebing. 


Via feratta sudah ada semenjak perang dunia I di abad ke-19. Dulunya, via ferrata ini merupakan sarana pasukan Italia untuk memudahkan perpindahan pasukan di pegunungan Dolomites. Saksi sejarah tersebut kemudian kembali populer di tahun 1990an dan 2000an dan menarik banyak wisatawan di pegunungan Alpine. Karena kepopulerannya, banyak komunitas maupun pengusaha kereta yang berbondong-bondong membuka jalur panjat via ferrata. Saat ini, sudah ada kebih dari 1000 jalur via ferrata yang tersebar di seluruh dunia.

Bahkan jika kita melihat gambar di bawah ini, Via feratta nggak hanya di minati oleh kaum lelaki saja. Lihat saja, perempuan bahkan sangat menikmati sensasi naik tebing seperti itu. Ini sangat bagus untuk ber-me time apalagi bagi ibu-ibu dengan nyali petualang. Cocok lah ya bisa bikin bahagia. 


sumber:parangviaferrata.com

Nah, Kini di Indonesia sudah ada via feratta lho. Yang pertama ada di Gunung Parang, Purwakarta. Sedangkan yang kedua ada di Gunung Sepikul, Trenggalek. Sebenarnya Gunung Parang sudah populer untuk kegiatan panjat tebing mulai tahun 80an, namun baru sekitar tahun 2015 lalu jalur via ferrata dibangung di gunung batu vertikal tersebut. Jalur via ferrata di gunung Parang ini sudah teruji aman untuk pengunjung, bahkan anak usia 5 tahun hingga lansia usia 62 tahun bisa ikut mencoba jalur ini. Kamu tak perlu takut jatuh karena peralatan keamanan sudah sangat lengkap, aman, dan teruji.

Tapi kalau aku sih harus mengumpulkan nyali banyak-banyak, secara masalah ketinggian aku sangat takut setelah jarum suntik. Hahaha... 

sumber:yukpiknik.com 
Yang unik dari via feratta Gunung Parang adalah adanya hotel gantung tertinggi di dunia yang bernama Skylodge Pajajaran Anyar. Hotel ini berada di ketinggian 400-900 meter dan para pengunjung harus melewati jalur via ferrata untuk masuk ke hotel tersebut. Kamar dari hotel ini seperti tenda yang menggantung di tepi tebing, namun memiliki fasilitas layaknya hotel pada umumnya. Tertarik menginap di sini? Pastikan kamu sudah booking dari jauh-jauh hari karena antrian menginap di hotel ini cukup panjang. Jangan lupa juga untuk cek tiket promo pesawat untuk kamu yang berasal dari luar kota.

sumber:kompas.com

Sedangkan untuk via ferrata yang ada di Gunung Sepikul Trenggalek, baru dibangun pada pertengahan 2017 lalu dengan ketinggian hingga 200 meter. Tujuan via ferrata Trenggalek ini adalah menunjukkan kepada orang awam bahwa panjat tebing itu tidak berbahaya dan aman untuk siapapun. Para wisatawan yang ingin merasakan dunia adventure bisa dengan mudah menaiki jalur via ferrata tanpa takut terjatuh. Ada banyak tiket promo pesawat yang bisa kamu dapatkan jika ingin menuju ke via ferrata Trenggalek ini.

Tertarik memicu adrenalin dengan menaiki jalur via ferrata? Segera cari tiket promo pesawat di website andalan kamu dan pesan hotel Sky Lodge untuk merasakan sensasi tidur di atas ketinggan 400-900 meter. Untuk kamu yang takut ketinggian, bisa juga lho dicoba melawan rasa takut tersebut.

6 komentar:

  1. Aduh kalo aku sih nggak bakal mau, ngeriiii, takut jatuh. Bisa2 pingsan duluan liat bawah hahaha

    BalasHapus
  2. Aku mungkin ngg berani huahaaa.. daripada naik ke atas aku mendingan menyelam ke bawaah hehe

    BalasHapus
  3. Aku ga yakin kalau berani ke sana. Entah kenapa suka pusing sama ketinggian...

    BalasHapus
  4. Wahhh...aku belum pernah naik gunung...

    BalasHapus
  5. Keren, meskipun klo aku harus ngumpulin nyali dulu. Tapi anak2ku yg abege pasti seneng diajak ginian

    BalasHapus