Minggu, 07 April 2019

Manfaat Bermain Squishy

Papa sedang berbaik hati. Eh... Memang beliau ini selalu baik hati dink. Sepulang dari rumah sakit dan Intan masih dalam masa penyembuhan, tetap saja beliau menuruti kemauan mama buat cari angin sebentar. Barang keliling kota juga sudah bahagia.


Purwodadi memang selemparan kolor aja buat diputerin. Jalan protokol R. Soeprapto dan alun-alun sering banget dilewati dan disinggahi. Yaiyalaahhh... Mau kemana lagi coba. Wkwkwkwk.

Intan pun juga merengek "ke alun-alun paa....". Kebetulan memang ada perhelatan pasar rakyat jadilah alun-alun ini makin ramai pengunjung. Padahal baru saja hujan reda, kondisi alun-alun yang juga becek meski banyak ojek online. Tapi tetap saja anak kicik satu ini bahagiaaaaaaaaaaaa banget.

Bahagianya lagi ketika papa menawarkan beli mainan. Hemm... Satu hal yang kadang saya khawatirkan akan menjadi kebiasaan alias anaknya TUMAN. Tuman itu istilah Jawa yang artinya ketagihan. Lagi viral juga kan? 🤣

Diantara penjaja mainan anak, mama ngomporin buat beli balon aja. Kebetulan ada lampunya bagus gitu.wkwkwkw.. Tapi anaknya berhenti di susunan mainan yang kenyal dengan berbagai macam karakter.

Tak lain tak bukan adalah SQUISHY!!!!! Yoooo... Anak milenial zaman now pasti tau donk!


Kecewa hati mama justru berbeda sama Intan. Sudah lama dia merayu "ma.. beli kuisi" 🤣. Selama ini juga mama selalu jawab "kan udah punya toh.. pipi Intan nih lho kayak kuisi" 😂🤣.


Ya iyalah mikir panjang. Squishy bagi dompet seorang mama yang terbilang pelit ini ya mahal. Yang dibeli Intan dengan ukuran kecil aja seharga 15.000 rupiah. Lha coba sama squishy yang dibuang di kloset sama Ria Ricis. Orang kaya mah bebas ya,Cis... Tapi buat mama pelit ini, mending dipake buat beli cabe sama brambang dah. Wkwkwkwk.


Mikirnya sih cuma mainan kayak gitu aja. Dipencet-pencet juga balik sendiri. Bahkanada beberapa bagian yang sobek. Kan nggak lucu banget gitu loh. Cuma menang di aneka bentuk dan warna aja yang menarik anak-anak. Sama empuknya bikin gemes. Unfaedah sekali squishy ini.

Tapi karena mama penasaran banget, akhirnya googling lah manfaat bermain squishy untuk anak-anak. Eh nggak taunya dari nemu aja gitu manfaatnya.

😻 Memperkuat Koordinasi Gerak Motorik Halus
Ini nanti kaitannya dengak kemampuan motorik halus seperti menulis. Koordinasi jari dan telapak tangan ketika meremas-remas squishy inilah yang berperan penting.

😻 Memperluas wawasan anak
Kaitannya dengan kemampuan berfikir kognitif. Karakter beragam pada squishy memang menjadi hal baru untuk anak. Dengan begitu anak akan belajar dan jelas sekali otak akan merekam itu semua. Makin lucu bentuknya mesti bikin anak semakin penasaran, bukan.

😻 Menambah kosa kata anak
"Ma... Ini apa?" Tanya Intan ketika memegang karakter squishy dengan bentuk browni. Itu loh karakter beruang di Line. Baginya mungkin beruang biasa, tapi ketika dia bertanya justru selain menambah wawasan tokoh baru, juga menambah kosa kata. Dan ini bagus untuk perkembangan bahasa anak.

Selain dari karakter juga kosa kata bisa kita dapat dengan menebak warna yang ada. Kan squishy memang warnanya juga lucu-lucu. Yang nggak lucu cuma harganya. Wkwkwk

😻 Menyalurkan energi negatif
Caranya? Ya dengan meremas-remas itu tadi. Ketika anak emosi jauh lebih baik alihkan dengan meremas squishynya. Dengan begitu energi negatif ketika marah akan tersalurkan dan akan berkurang bahkan menghilang.

😻 Sosialisasi dengan teman
Kalau untuk seusia Intan, main bersama-sama memang belum begitupaham. Yang ada main bersama dengan kemauannya sendiri. Wkwk. Tapi untuk anak usia diatas Intan bisa kok bermain squishy bareng-bareng. Itung-itung ajang sosialisasi.

Itu sih yang bisa kurangkum dari hasil browsing di situs ayahbunda(dot) com mengenai manfaat bermain squishy. Zaman sudah berubah ya memang, dulu mama waktu kecil main lempung aja udah bahagia.wkwkwkw. Mainan masa kecil kalian apa, gengs? Sharing yuk..


1 komentar: