Rabu, 04 September 2019

Intania Is Turning 4!

"Mama, besok Intan ulang tahun nanti kadonya yang kuda koni ya ma!"

Rengekan pengikut setia mama sore tadi seperti itu. Tentang ulang tahun, Intan sudah lumayan ngerti dimana ada acara tiup lilin dan kado. Jauh hari juga mama bilang kalau Intan sebentar lagi ulang tahun. Satu momen dimana memperingati hari kelahiran dia di dunia.




NOW, INTANIA IS TURNING 4!
🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉

Alhamdulillah... alhamdulillah... alhamdulillah. Harusnya mama sudah ikut tidur dari tadi, cuma memang sengaja melek untuk mengucapkan lebih awal ke Intan. Nggak ada respon apa-apa buibu cuma ngolet dan agak nggereng aja anaknya. Bisikin sedikit di telinga kanan "Selamat ulang tahun Intanku..."Lha kok mamanya malah jadi nangis ya. hahaha. 

Iya, buat mama dia masih bayi cantik yang kala itu harus dibantu oleh bu Dokter untuk melihat dunia. Dia adalah bayi usil dan sehat yang meskipun ketuban mama sudah rembes masih asik gerak nendang-nendang mamanya. Dia juga dinanti-nanti papa, mbah koko, mbah uti, mama ning dan semuanya di luar ruang operasi untuk pertama kalinya. 

Buat mama dia masih anak bayik yang dari lahir selalu sama mama. Yang mandi aja harus dengan hati-hati banget sampai sekarang suka ada drama setiap kali mandi. Suka lelarian kalau dipilihin baju, suka rikues kunciran dua di kepang biar kayak princess Anna. Yang harus debat di tempat karena mama suka princess sementara dia mintanya super hero. 

Bayi kecil yang sekarang masih suka tantrum minta hp. Mau nangis sampai teriak-teriak juga nggak akan di kasih sama mama. Yang suka kepo kalau lagi ada orang tua ngobrol, yang semakin caper kalau dia merasa dinomor duakan. Yang sering banget bilang "Mama, adeknya Intan nanti dua ya cowok!".  Anak yang selalu bertumbuh dan berkembang dengan segala drama yang justru membuat kami semakin kompak dan kuat satu sama lain. 

Nggak terasa sudah 4 tahun, 
yang sekolah PAUD nya masih sama mama di rumah. Yang sudah rikues juga mau sekolah di sekolah A sama mbak Teta. Yang suka pamer kalau bisa nempelin warna dan suka bikin gambar papa. Apa aja di pamerin dan dia butuh pengakuan kalau dia bisa. hahaha.


Bayi ini sudah usai 4 tahun,
yang bagi dia papa adalah segalanya. Yang bagi dia papa nggak boleh dipegang atau dipeluk sama mama. Yang bagi dia papa itu adalah malaikat baik hati yang suka beliin es krim padle pop rainbow. Yang paling nangis kejer kalau dimarahi papa. Biar begitu, mama tahu she loved her father so much


Si Penghayal kecil, 
yang katanya mau jadi doktel hewan. Yang setiap kali diantar ke rumah ibu selalu minta ikut mama sekolah aja. Yang suka ngumpet kalau ada mbah Koko sama mbah Uti. Yang katanya dia cucu paling nakal di keluarga ini. hahaha... terus aja bertumbuh secara alami, santuy dek... mama nggak akan menuntut aneh-aneh. Cukuplah menjadi dirimu, anak seusiamu yang bahagia!


Hari ini, tepat di hari jadimu...
doa mama tetap sama, harapan terindah dari mama tetap ada. Begitu juga papa, selalu berupaya dan selalu mendoakanmu. Beruntunglah bahwa dirimu dikelilingi oleh mereka yang menyayangimu. Mama ndak ngerti harus menuliskan apalagi, ada banyak sampai bingung untuk dituliskan.

Mama, papa jauh dari sempurna sebagai orang tua. Mama, papa selama 4 tahun ini juga belajar banyak hal darimu. Guru kehidupan kami, cahaya penerang kami, tiket surga kami, yang cintanya selalu tulus tanpa mengharap apa-apa. Yang setiap habis dimarahi selalu peluk dan selalu bilang "maafin ya ma..." sambil nangis. ah.... udah lah... mama nggak bisa nulis lagi... 


doa terbaik selalu ada buat Intan. Selamat ulang tahun anakku. cerialah dan tumbuhlah bersama semestamu. Mama, Papa menyayangimu.. selalu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar